<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sebuah Perjalanan, Sebuah Perjuangan</title>
	<atom:link href="http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com</link>
	<description>Islam, Motivasi, Tips-tips, Perspektif Pribadi tentang Kehidupan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Aug 2011 09:00:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='yogaprakosonugroho.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sebuah Perjalanan, Sebuah Perjuangan</title>
		<link>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/osd.xml" title="Sebuah Perjalanan, Sebuah Perjuangan" />
	<atom:link rel='hub' href='http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sejenak tentang Cinta..</title>
		<link>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/04/15/sejenak-tentang-cinta/</link>
		<comments>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/04/15/sejenak-tentang-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2011 18:14:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogaprakosonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perspektif Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bangkit]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[pantang menyerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[Beginilah jika jiwa takluk oleh cinta.. Bila cinta memanggilmu, ikutlah dengannya meski jalan yang kalian tempuh terjal dan berliku. Dan bila sayap-sayapnya merengkuhmu, pasrah dan menyerahlah meski pedang yang tersembunyi dibalik sayap itu akan melukaimu. -Kahlil Gibran- Wahai kematian datanglah cepat kemari! Hisap dan dekap tubuhku yang penuh cinta ini, karena tidak ada sesuatu di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=252&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Beginilah jika jiwa takluk oleh cinta..</strong></p>
<p style="text-align:center;">Bila cinta memanggilmu, ikutlah dengannya meski jalan yang kalian tempuh terjal dan berliku. Dan bila sayap-sayapnya merengkuhmu, pasrah dan menyerahlah meski pedang yang tersembunyi dibalik sayap itu akan melukaimu.</p>
<p style="text-align:center;">-Kahlil Gibran-</p>
<p style="text-align:center;">Wahai kematian datanglah cepat kemari! Hisap dan dekap tubuhku yang penuh cinta ini, karena tidak ada sesuatu di hadapan matahari yang mampu memulihkan kesedihanku.</p>
<p style="text-align:center;">-William Shakespeare-</p>
<p style="text-align:center;">Demi Allah, cintaku pada Layla tulus, jiwaku selalu merindu, pikiranku selalu mengenang, dan lidahku tak pernah kelu menyebut namanya. Layla laksana minuman yang menyegarkan dan menghilangkan dahaga kalbuku. Cintaku pada Layla adalah cinta suci, tidak tercampur dengan nafsu walau sebutir debu. Meskipun orang-orang mencela kami, mengusir, dan menyia-nyiakan diriku.</p>
<p style="text-align:center;">-Nizami, Layla Majnun-</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Tapi, bagaimana sebenarnya kita menyikapi cinta?<br />
</strong></p>
<p> <span id="more-252"></span></p>
<p style="text-align:center;">Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah oleh karena embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia, budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.</p>
<p style="text-align:center;">Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.</p>
<p style="text-align:center;">-Hamka-</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Maka..</strong></p>
<p style="text-align:center;">Bangkitlah! dari jatuh cinta menjadi menjadi bangun cinta! bertanggungjawablah dengan cintamu ketika kau telah merasainya! penuhilah apa yang diinginkan Sang Maha Cinta untuk rasa cintamu! dan saksikanlah..ketika kau membersamainya nanti..di perayaan cinta yang mulia..</p>
<p style="text-align:center;">
<p><!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/252/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=252&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/04/15/sejenak-tentang-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/228b3d5d3fbaa5347ce84fe920d6f88d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yoga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penjelasan tentang Hidup</title>
		<link>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/03/27/244/</link>
		<comments>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/03/27/244/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Mar 2011 23:45:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogaprakosonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Al Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[keyakinan]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[pantang menyerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Auzubillahiminasyatonirrojim. Beberapa hari yang lalu saya dikirimi SMS dari teman saya yang isinya seperti ini: Kadang kita bertanya *Kenapa kita diuji? Jawabnya: Al Ankabuut 2-3 Bismillahirrohmannirrohim. “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?” (2) “Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=244&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2011/03/think1.jpg"><img class="size-medium wp-image-248 alignright" title="think" src="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2011/03/think1.jpg?w=262&#038;h=300" alt="" width="262" height="300" /></a></p>
<p><strong><em>Auzubillahiminasyatonirrojim.</em></strong></p>
<p>Beberapa hari yang lalu saya dikirimi SMS dari teman saya yang isinya seperti ini: Kadang kita bertanya</p>
<p><strong>*Kenapa kita diuji? </strong>Jawabnya: <strong>Al Ankabuut 2-3</strong></p>
<p><strong><em>Bismillahirrohmannirrohim.</em></strong><strong><em><br />
</em></strong>“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?” (2)<br />
“Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orangorang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (3).</p>
<p><strong>*Kenapa kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan?</strong> Jawabnya: <strong>Al Baqarah 216</strong></p>
<p><span id="more-244"></span><strong><em>Bismillahirrohmannirrohim.</em></strong><strong><em><br />
</em></strong>“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik abgimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahala ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui.”</p>
<p><strong>“Kenapa ujian yang kita hadapi seberat ini?</strong> Jawabnya: <strong>Al Baqarah 286</strong></p>
<p><strong><em>Bismillahirrohmannirrohim.</em></strong><strong><em><br />
</em></strong>“Allah tidak membebani sesorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebaikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakanna. (Mereka berdo’a): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatillah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”.</p>
<p><strong>*Terus kalau sedih bagaimana?</strong> Jawabnya: <strong>Ali Imran 139</strong></p>
<p><strong><em>Bismillahirrohmannirrohim.</em></strong><strong><em><br />
</em></strong>“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman”</p>
<p><strong>*Tapi kadang kita gak tahan lagi! </strong>Jawabnya <strong>Yusuf 87</strong> dan <strong>Azzumar 53</strong></p>
<p><strong><em>Bismillahirrohmannirrohim.</em></strong><strong><em><br />
</em></strong>“Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir” Yusuf 87.<br />
“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” Azzumar 53.</p>
<p><strong>*Lalu, bagaimana kita menjalani hidup?</strong> Jawabnya: <strong>Ali Imran 200</strong> dan <strong>Al Baqarah 45-46</strong></p>
<p><strong><em>Bismillahirrohmannirrohim.</em></strong><strong><em><br />
</em></strong>“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (diperbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.” Ali Imran 200<br />
“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang khusyu’, (Al Baqarah 45)<br />
“(yaitu) orang-orang yang menyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya”. (Al Baqarah 46)<br />
Note: yang Al Baqarah 46 saya tambahkan sendiri, tidak ada di SMSnya karena saya kira masih relevan dan memang sambungan dari ayat ke 45.</p>
<p><strong>*Jadi, pada siapa kita berharap?</strong> Jawabnya: <strong>At-Taubah 129</strong><br />
“Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah: “Cukuplah Allah bagiku; tiada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung”.</p>
<p><strong>*Lalu apa yang kita dapat dari semua ini?</strong> Jawabnya: <strong>At-Taubah 11</strong><br />
“Jika mereka bertaubat, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui”.</p>
<p>ternyata semua terjawab dari surat cintanya ALLAH SWT. Maka dari itu mari kita renungkan dan pelajari.</p>
<p>Wallahualam</p>
<p>(sumber: http://chandrapzm.wordpress.com/2011/02/21/allah-sudah-menjawab-pertanyaan-kita-tentang-permasalahan-didalam-hidup-ini-dengan-ayat-quran-nya-wallahualam/#comment-184)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/244/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=244&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/03/27/244/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/228b3d5d3fbaa5347ce84fe920d6f88d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yoga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2011/03/think1.jpg?w=262" medium="image">
			<media:title type="html">think</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Beragam Manfaat Madu</title>
		<link>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/02/24/beragam-manfaat-madu/</link>
		<comments>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/02/24/beragam-manfaat-madu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Feb 2011 20:32:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogaprakosonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tips-tips]]></category>
		<category><![CDATA[khasiat madu]]></category>
		<category><![CDATA[madu]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat madu]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad saw]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[Setiap pagi mungkin Anda minum madu sebagai menu sarapan. Madu yang sudah terbukti khasiatnya sejak ratusan tahun silam. Bukan hanya sebagai pemasok energi saja tetapi juga punya sejumlah khasiat yang hebat lho! Madu bisa diminum kapan saja. Untuk pelengkap sarapan atau diminum sebelum tidur. Minum satu sendok makan madu asli sebelum tidur, akan meningkatkan fungsi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=201&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2011/02/madu.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-202" title="madu" src="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2011/02/madu.jpg?w=700" alt=""   /></a>Setiap pagi mungkin Anda minum madu sebagai menu sarapan. Madu yang  sudah terbukti khasiatnya sejak ratusan tahun silam. Bukan hanya sebagai  pemasok energi saja tetapi juga punya sejumlah khasiat yang hebat lho!</p>
<p>Madu bisa diminum kapan saja. Untuk pelengkap sarapan atau  diminum sebelum tidur. Minum satu sendok makan madu asli sebelum tidur,  akan meningkatkan fungsi kinerja otak. Sebab, fruktosanya mampu memberi  energi cadangan pada hati dan bekerja pada otak semalaman. Tak heran,  jika madu dipercaya sebagai penambah energi para atlet zaman Yunani kuno  selama acara olimpiade.</p>
<p><span id="more-201"></span>Madu memiliki kandungan karbohidrat  82,3% lebih tinggi di antara produk-produk hewani lainnya. Seperti,  susu, telur, daging, keju, dan mentega. Setiap 100 gram madu murni  mengandung 294 kalori. Sedangkan tiap 1000 gram atau 1 kg madu   kalorinya setara dengan 50 butir telur ayam atau 5,675 liter susu atau  1680 gram daging.</p>
<p>Kandungan glukosa dan fruktosa pada madu mampu  mensuplai glikogen pada hati. Juga bisa meningkatkan sistem kekebalan  tubuh. Cairan manis alami ini memiliki efek antibakteri baik secara  internal maupun eksternal sehingga dapat mempercepat pemulihan tubuh.  Berfungsi juga antivirus alami untuk mengobati flu.</p>
<p>Hasil penelitian  <em>Pennsylvania State College of Medicine</em>,  Amerika Serikat, menyebutkan khasiat satu sendok makan madu mampu  menjadi obat flu yang disarankan. Sebelumnya, penelitian yang dilakukan <em>Shone Blait</em> di <em>Universitas Sydney, Australia</em>,  pada tahun 2007, menyebutkan  madu efektif memulihkan luka atau  infeksi, dan juga mendukung bakteri baik pada usus dan menumpas  sariawan.</p>
<p>Tidak hanya kandungan gulanya yang tinggi (fruktosa  41%, glukosa 35%, sukrosa 1,9%), tapi juga memiliki komponen lain.  Seperti, vitamin A, B1, B2, dan mineral (kalsium, natrium, kalium, zat  besi dan magnesium).</p>
<p>Madu juga memiliki antibiotik dan berbagai  asam organik seperti asam malat, tartarat, sitrat, laklat, dan  oksalat.Nah, untuk itu, kita disarankan agar mengonsumsi 2 sendok teh  madu tiga kali setiap harinya guna menjaga kesehatan lambung.</p>
<p><em>Sumber – Detikhealth</em></p>
<p><strong>Madu dalam pandangan Islam</strong></p>
<p>Dalam Islam, madu adalah salah satu &#8220;obat penyembuh&#8221; yang paling valid referensinya, karena bersumber langsung dari Al Qur&#8217;an dan Al Hadist. Madu adalah penyembuh alami yang sudah &#8220;built in&#8221; di alam ini, yang telah disediakan Sang Maha Pencipta dengan segala keagungan-Nya. Tapi sayangnya di abad modern ini, manusia kebanyakan memilih untuk menggunakan &#8220;obat-obat buatan&#8221; yang diracik secara kimiawi untuk pengobatannya, yang memiliki efek negatif untuk penggunaan jangka panjang.</p>
<p>Berikut landasan-landasan Islam tentang keutamaan madu:</p>
<p>“<em>…Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam  warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.  Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda  (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.</em>” (QS. An-Nahl: 69)</p>
<p>Diriwayatkan dari Ibn &#8216;Abbas r.a.: Nabi Saw. pernah bersabda, &#8220;<em>Kesembuhan ada dalam 3 hal: syarbah &#8216;asl(minum madu), syarthah mihjam (berbekam) dan kayyah narin (membakar bagian tubuh dengan besi) tetapi aku melarang umatku membakar bagian tubuh dengan besi.&#8221;</em></p>
<p>Diriwayatkan oleh Abu Sa’id Al-Kudri r.a.:<em> Seorang laki-laki datang  kepada Rasulullah SAW dan berkata, “ Saudaraku sedang mengalami sakit  perut”  kemudian Rasulullah, SAW berkata kepada laki-laki tersebut,  “Suruh dia minum madu”, Laki-laki tersebut kembali kepada Rasulullah,  SAW dan beliau berkata kembali “Suruh dia minum madu”, Laki-laki  tersebut kembali untuk ketiga kalinya dan Rasulullah tetap berkata  “Suruh dia minum madu” , kemudian laki-laki itu kembali dan berkata “  Sudah saya lakukan ya Rasulallah”, kemudian Rasulullah SAW bersabda  “Allah telah menyampaikan yang benar, tetapi perut saudaramu berbohong,  suruh dia minum madu”.  Kemudian laki-laki itu meminta saudaranya untuk  kembali minum madu dan dia sembuh.</em></p>
<p>Jadi, masih ragu dengan madu? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> <em><br />
</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/201/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=201&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/02/24/beragam-manfaat-madu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/228b3d5d3fbaa5347ce84fe920d6f88d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yoga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2011/02/madu.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">madu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keyakinan dan Kepasrahan</title>
		<link>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/01/26/keyakinan-dan-kepasrahan/</link>
		<comments>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/01/26/keyakinan-dan-kepasrahan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Jan 2011 23:16:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogaprakosonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perspektif Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[bangkit]]></category>
		<category><![CDATA[kepasrahan]]></category>
		<category><![CDATA[ketekunan]]></category>
		<category><![CDATA[keterpurukan]]></category>
		<category><![CDATA[keyakinan]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[pantang menyerah]]></category>
		<category><![CDATA[pasrah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[Keyakinan dan kepasrahan, sekilas jika kita memikirkannya akan tercipta sebuah kutub yang saling berlawanan, definisi yang saling bertolak belakang. Keyakinan di satu sisi, menerbitkan sejuta asa, dan pompaan optimisme yang menggelegar. Sedangkan kepasrahan, mengundang rasa pasif, dan cenderung berlepas diri. Padahal setelah direnungkan lagi, banyak kejadian yang secara tepat menyandingkan 2 hal ini. Suatu saat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=188&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2011/01/3.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-191" title="praying" src="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2011/01/3.jpg?w=700" alt=""   /></a>Keyakinan dan kepasrahan, sekilas jika kita memikirkannya akan tercipta sebuah kutub yang saling berlawanan, definisi yang saling bertolak belakang. Keyakinan di satu sisi, menerbitkan sejuta asa, dan pompaan optimisme yang menggelegar. Sedangkan kepasrahan, mengundang rasa pasif, dan cenderung berlepas diri. Padahal setelah direnungkan lagi, banyak kejadian yang secara tepat menyandingkan 2 hal ini. Suatu saat kita mempunyai rencana. Perincian langkah-langkah untuk mewujudkan rencana itu telah disusun, dan ditindaklanjuti dengan berbagai usaha untuk meraih hasil, doa juga telah dikumandangkan untuk menyempurnakan rangkaian usaha itu. Tapi diujung penantian, kita tidak memperoleh apa yang kita angankan, apa yang kita harapkan. Kenapa hal ini terjadi? Bagi orang-orang yang berkarakter dan memiliki pemahaman diri yang mantap, mungkin akan memberi mereka daya topang untuk tetap tegar menghadapi kenyataan yang diperoleh. Tapi bagaimana dengan yang lemah watak dirinya? yang terlalu berorientasi pada target, optimisme yang kadang tercampur dengan sikap takabur dan meremehkan, yang rapuh sandaran dirinya?</p>
<p><span id="more-188"></span>Sungguh, tidak ada yang sia-sia dari apa-apa yang telah kita kerjakan. Itu yang selalu saya coba untuk tanamkan pada diri saya, saya endapkan dalam pikiran dan hati ini. Karena jika merasa bahwa usaha kita, doa kita itu hanya sia-sia belaka, bukankah kita akan mengingkari sifat Allah swt, Sang Raja Diraja Alam ini? yang Maha Rohman dan Rohim, yang Maha Mendengar, Melihat, lagi Mengetahui? Oh, ya Allah! sungguh hamba berlindung padaMu dari pengingkaran sifat-sifatMu!</p>
<p>Ketika datang akhirnya, saat apa yang kita dambakan akan terwujud, dan ternyata hasilnya adalah jauh dari yang kita inginkan, apakah kita akan berputus asa? baiknya adalah kita bersyukur kepada Allah, yang telah memberi kepada kita hikmah, yang harus kita evaluasi dan renungkan apa-apa yang sudah kita pikirkan dan lakukan, sudah sempurnakah menurut  jalur ridhloNya, atau kita turut mencampurkan nafsu kita untuk mewujudkan tujuan kita?</p>
<p>Maha Besar Keagungan Allah, lagi Maha Mengetahui dan Maha Pengasih Dia..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/188/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=188&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/01/26/keyakinan-dan-kepasrahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/228b3d5d3fbaa5347ce84fe920d6f88d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yoga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2011/01/3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">praying</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makanan Pembersih Hati</title>
		<link>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/01/18/jika-organ-hati-kotor-makan-ini-untuk-membersihkannya/</link>
		<comments>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/01/18/jika-organ-hati-kotor-makan-ini-untuk-membersihkannya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Jan 2011 20:52:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogaprakosonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips-tips]]></category>
		<category><![CDATA[akibat organ hati kotor]]></category>
		<category><![CDATA[ciri organ hati bermasalah]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[kiat hidup sehat]]></category>
		<category><![CDATA[kiat kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[makanan pembersih hati]]></category>
		<category><![CDATA[makanan sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Hati adalah organ yang vital dari tubuh dan perlu dijaga agar tetap sehat. Cari tahu ciri organ hati kotor dan makanan yang bisa menjadi pembersih hati untuk membantu detoksifikasi secara alami. Membuat protein sintetis, detoksifikasi racun yang diserap oleh usus dan menghasilkan biokimia yang berperan untuk pencernaan merupakan fungsi penting hati. Hati juga memainkan peran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=180&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2011/01/makanan.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-185" title="makanan sehat" src="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2011/01/makanan.jpg?w=700" alt=""   /></a>Hati adalah organ yang vital dari tubuh dan perlu dijaga agar tetap sehat. Cari tahu ciri organ hati kotor dan makanan yang bisa menjadi pembersih hati untuk membantu detoksifikasi secara alami.</p>
<p>Membuat protein sintetis, detoksifikasi racun yang diserap oleh usus dan menghasilkan biokimia yang berperan untuk pencernaan merupakan fungsi penting hati.</p>
<p>Hati juga memainkan peran penting dalam mengatur metabolisme kolesterol, menghasilkan gumpalan darah, menghilangkan kelebihan cairan empedu dari tubuh dan sebagainya.</p>
<p>Disfungsi hati dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius. Membersihkan hati dengan bantuan makanan pembersih hati dapat membuat fungsi hati tetap baik dengan kapasitas maksimum.</p>
<p>Infeksi oleh virus seperti hepatitis B, hepatitis C, penyakit metabolik, alkoholisme, deposisi besi yang berlebihan di sel-sel hati adalah beberapa penyebab kerusakan hati.</p>
<p>Cek terlebih dahulu hati Anda untuk melihat apakah ada gejala hati dalam kondisi buruk. Sehingga dapat membantu memutuskan apakah perlu membersihkan hati secara alami atau tidak.</p>
<p>Seperti dilansir dari<em> buzzle</em>, Sabtu (20/3), orang yang memiliki hati tak sehat atau kotor menunjukkan gejala-gejala seperti berikut:<span id="more-180"></span></p>
<ol>
<li>Terdapat lingkaran gelap di      bawah mata</li>
<li>Buang air besar tidak teratur,      biasanya tidak setiap hari</li>
<li>Terjadi masalah pada kulit,      seperti kulit kering, gatal, eksim, jerawat, psoriasis, dan lainnya</li>
<li>Perut kembung, penuh gas dan      terjadi gangguan percernaan setelah makan</li>
<li>Menimbulkan bau badan dan mulut      yang tidak enak</li>
<li>Merasa lelah, lemah, lesu dan      depresi</li>
<li>Perut buncit</li>
</ol>
<p>Orang dengan hati yang tidak sehat biasanya mengalami kelelahan dan rentan terhadap masalah-masalah pencernaan. Untuk menghindari penyakit hati berlemak atau gejala kegagalan hati, perlu dilakukan tindakan pencegahan. Membersihkan hati adalah tindakan pencegahan terbaik untuk menghindari masalah hati.</p>
<p>Membersihkan hati atau menyiram hati adalah prosedur sederhana yang dapat membantu meningkatkan kerja sistem pencernaan. Rasa sakit dan alergi dapat hilang setelah hati bersih.</p>
<p>Sebelum memulai program detoks hati, terlebih dahulu perlu dilakukan pembersihan usus besar. Jika bisa membuang zat-zat limbah dari tubuh, maka detoksifikasi hati akan bekerja dengan baik. Jika membersihkan usus besar tidak dilakukan sebelum detoksifikasi hati, orang bisa merasa lebih buruk dari sebelumnya dan dapat menyebabkan tekanan yang berlebihan pada hati.</p>
<p>Ingat, makanan yang digunakan untuk membersihkan hati harus makanan yang segar dan organik. Makanan pembersih hati yang alami dapat memberikan berbagai nutrisi yang dibutuhkan untuk keberhasilan detoksifikasi hati.</p>
<p>Antioksidan diperlukan untuk menghindari kerusakan pada hati. Jika ada kekhawatiran tentang detoksifikasi hati secara alami, dapat mengonsumsi makanan pembersih hati. Jus sayuran dan jus buah biasa digunakan sebagai minuman pembersihan hati.</p>
<p>Zat-zat dan makanan yang dibutuhkan sebagai pembersih hati antara lain:</p>
<p>1. Susu<br />
2. Selenium<br />
3. Beta karoten<br />
4. Vitamin E<br />
5. N-acetyl-cysteine (NAC)<br />
6. Jahe, bawang putih<br />
7. Beras coklat<br />
8. Kacang-kacangan<br />
9. Kacang merah<br />
10. Jambu mete<br />
11. Beras pasta<br />
12. Vitamin B seperti riboflavin dan niacin<br />
13. Buah yang mengandung vitamin C (anggur, lemon, jeruk)<br />
14. Sayur-sayuran pembersih hati seperti brokoli, kembang kol, kubis Brussel, bawang, dan lobak).</p>
<p><em>Sumber &#8211; Detikhealth</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/180/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=180&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/01/18/jika-organ-hati-kotor-makan-ini-untuk-membersihkannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/228b3d5d3fbaa5347ce84fe920d6f88d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yoga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2011/01/makanan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">makanan sehat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sang Maha Guru: Keulamaan dan Perjuangannya</title>
		<link>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/01/17/sang-maha-guru-keulamaan-dan-perjuangannya/</link>
		<comments>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/01/17/sang-maha-guru-keulamaan-dan-perjuangannya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Jan 2011 22:28:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogaprakosonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[hadhratus syaikh]]></category>
		<category><![CDATA[Hasyim Asy'ari]]></category>
		<category><![CDATA[pejuang]]></category>
		<category><![CDATA[perjuangan kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[ulama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[“Materialisme historis mengembangkan pendapat bahwa kebahagiaan tidak dapat dicapai kecuali dengan materi (uang dan benda). Filsafat ini tidak mempercayai adanya ruh (jiwa yang dibimbing Tuhan), dan tidak percaya pada alam ghaib (seperti Tuhan, malaikat, jin dan syaitan) serta hari kemudian. Kepercayaan ini sangat berbahaya bila tertanam pada jiwa anak-anak kita karena dapat merusak kepercayaan mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=175&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong><em><a href="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2011/01/hadlratusy-syaikh-kh-muhammad-hasyim-asyari.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-176" title="Hadhratus Syaikh Hasyim Asy'ari" src="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2011/01/hadlratusy-syaikh-kh-muhammad-hasyim-asyari.jpg?w=211&#038;h=300" alt="" width="211" height="300" /></a>“Materialisme historis  mengembangkan pendapat bahwa kebahagiaan tidak dapat dicapai kecuali  dengan materi (uang dan benda). Filsafat ini tidak mempercayai adanya  ruh (jiwa yang dibimbing Tuhan), dan tidak percaya pada alam ghaib  (seperti Tuhan, malaikat, jin dan syaitan) serta hari kemudian.  Kepercayaan ini sangat berbahaya bila tertanam pada jiwa anak-anak kita  karena dapat merusak kepercayaan mereka pada Islam….” </em></p>
<p>Paparan di atas bukanlah pengajaran teori aliran-aliran pemikiran  oleh seorang dosen di ruang kuliah. Tetapi ini adalah statement politik  hadhratus-syaikh K.H. Hasyim Asy’ary dalam pidato beliau pada Muktamar  NU ke-17 pada 24 Mei 1947 di Madiun.  Sikapnya sangat tegas, beliau  mencela komunisme dan mengatakan bahwa percaya kepada keesaaan Allah  membutuhkan iman dan siapa saja yang tidak memiliki iman tidak akan  percaya kepada keesaan Allah.</p>
<p><span id="more-175"></span>Kalau pernyataan seperti itu diungkapkan saat sekarang ini boleh jadi  orang menganggapnya wajar-wajar saja dan aman-aman saja karena tidak  ada tekanan politis atau bahkan nihil resiko politiknya. Akan tetapi  tidak demikian halnya dengan kenyataan yang terjadi saat Muktamar NU  ke-17 pada 24 Mei 1947 di Madiun. Bahwa masa itu ‘komunisme’ bukan  sekedar aktualisasi komunis tulen, dengan ideologi Marxisme-Leninisme  tulen. Dan seperti kita tahu partai-partai komunis di manapun mencari  monopoli kekuasaan dengan tujuan untuk mendirikan sistem Marxis-Leninis  di bawah pimpinan partai yang eksklusif. Dan Partai Komunis Indonesia  (PKI) saat itu tengah menuai simpati yang tidak sedikit dari sebagaian  rakyat Indonesia.</p>
<p>Bashirah (ketajaman mata hati) keulamaannya jelas tercermin dari  pensikapannya ini. Beliau menangkap gelagat yang luput dari perhatian  kebanyakan orang tentang gerakan komunis ini. Bahwa partai komunis  bukanlah salah satu pemain di antara partai-partai lain dalam arena  kehidupan demokrasi. Begitu partai komunis berhasil memegang kekuasaan,  dia tidak pernah akan melepaskannya secara sukarela. Dia akan  menyingkirkan kekuatan-kekuatan politik lain. PKI dengan ideologinya  tidak mungkin ditampung dalam alam pluralitas. Dan pada kenyataannya,  kita tidak melupakan bahwa  PKI pernah mengancam akan mengambil alih  kekuasaan dan mengubah Indonesia menjadi negara komunis.</p>
<p>Kiai Hasyim dilahirkan pada hari Selasa Kliwon, tanggal 24  Dzul-qa’dah 1287 hijriah bertepatan dengan 14 Februari 1871 Masehi.  Sedari kecil sudah terlihat beberapa perihal yang menunjukkan bahwa  kelak dia akan menjadi tokoh besar Indonesia bahkan dunia. Itu semua  tidak lepas dari peran seorang Ibu (Nyai Halimah) yang sejak mengandung  telah berpuasa untuk Kiai Hasyim. Sedari kecil Kiai Hasyim telah  diajarkan untuk mencintai ilmu pengetahuan, dan itu berlanjut sampai ia  menjadi ulama besarpun ia masih mau menimba ilmu.</p>
<p>Kehidupan Kiai Hasyim tidaklah seperti yang kita bayangkan,  kesederhanaan menjadi pegangan utama bagi Kiai Hasyim. Sejak masih  remaja, Kiai Hasyim dikenal sebagai anak muda yang berpandangan relegius  dan berorientasi ukhrawi. Beliau terbiasa melakukan aktivitas ruhiyah  dengan berpuasa guna mencegah hawa nafsu. Kebiasaan ini beliau warisi  dari sang Ibu, Nyai Halimah. Sekalipun tak puasa, beliau jarang makan.  Paling banyak, beliau makan sehari dua kali, yaitu sarapan pagi dengan  secangkir kopi susu serta makan malam usai mengajar. Beliau jarang makan  siang, kecuali jika kebetulan ada tamu dan beliau bermaksud  menghormatinya dengan menemani makan siang.</p>
<p>Konon, ketika istri beliau yang ketujuh masih hidup, setiap hari sang  nyai menyediakan nasi dan lauk-pauk yang cukup untuk menghormati  sekurang-kurangnya 50 orang tamu. Dari segi pemikiran, Kiai Hasyim  berbeda pandangan dengan sebagian ulama semasanya yang terkadang  bercorak sinkretik, karena Kiai Hasyim dalam soal agama lebih berpikir  puritan, terjaga semangatnya dalam membela Islam dan sikap kelembutannya  dalam menghadapi perbedaan madzhab. Seperti tercermin dalam pidato  beliau saat Muktamar NU ke-11 tahun 1936 di Banjarmasin.</p>
<p><em>Assalamu’alaikum wa Rahmatullahi wa barakatuh</em></p>
<p><em>Telah sampai kepada saya bahwa di kalangan kalian berkobar api  fitnah dan pertentangan. Setelah saya fikir penyebabnya adalah apa yang  ada dalam masyarakat zaman ini bahwa mereka telah mengganti Kitab Allah  SWT. dan Sunnah Rasul-Nya SAW. Allah SWT berfirman ”Sesungguhnya  orang-orang Mukmin bersaudara, maka damaikanlah antara dua saudara  kalian…”tapi kenyataannya mereka menjadikan saudara-saudaranya sesama  mukmin sebagai musuh. Mereka tidak melakukan perdamaian, tetapi justru  melakukan kerusakan terhadap saudara-saudara mereka itu. Rasulullah  SAW., bersabda ”janganlah kalian saling iri hati, benci, bertolak  belakang, dan bersaing, tetapi jadilah kalian hamba-hamba Allah yang  bersaudara”. Tetapi kenyataannya mereka saling dengki, benci, bertolak  belakang, bersaing, dan bermusuhan. </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Wahai ulama yang fanatik terhadap sebagian madzhab atau terhadap  sebagian pendapat ulama, tinggalkanlah kefanatikan kalian dalam furu’  dalam mana ulama menjadi dua pendapat: satu pendapat mengatakan bahwa  setiap mujtahid adalah benar. Pendapat lain mengatakan bahwa yang benar  hanya satu tetapi yang salah tetap diberi pahala. Tinggalkanlah sifat  fanatik dan kecintaan yang dapat mencelakakan ini. Belalah agam Islam.  Berjihadlah terhadap orang yang melecehkan al-Qur’an dan sifat-sifat  Allah Yang Maha Kasih juga terhadap penganut ilmu-ilmu batil dan  akidah-akidah yang sesat. Berjihad terhadap orang semacam ini adalah  wajib. Mengapa kalian tidak menyibukkan diri dalam jihad ini. </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Wahai kaum Muslimin, di tengah-tengah kalian orang-orang kafir  telah merambah ke segala penjuru negeri, maka siapakah dari kalian yang  mau bangkit untuk … dan peduli untuk membimbing mereka ke jalan  petunjuk?</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Maka, wahai para  ulama, dalam keadaan seperti ini kalian harus  berjihad dan fanatik. Kefanatikan kalian dalam masalah furu’ dan  perbuatan kalian menggiring seseorang ke satu madzhab atau satu pendapat  ulama maka hal itu tidak diterima oleh Allah SWT. Dan tidak diridhai  oleh Rasul-Nya SAW. (Sebenarnya) yang mendorong hal itu hanyalah sifat  fanatik, nafsu persaingan dan kedengkian. Seandainya as-Syafi’i, Abu  Hanifah, Malik, Ahmad, Ibnu Hajar, dan Ramli hidup pasti mereka sangat  tidak menyukai kalian dan tidak bertanggungjawab atas perbuatan kalian  itu. Apakah akan diingkari perbedaan pendapat di kalangan ulama?</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Kalian melihat melihat banyak orang awam yang jumlahnya hanya  Allah Yang tahu, tidak melaksanakan shalat yang balasan atas orang yang  tidak melaksanakannya al-Syafi’i, Malik, dan Ahmad adalah dipancung  lehernya dengan pedang, sedangkan kalian membiarkan mereka. Bahkan jika  salah seorang dari kalian melihat banyak dari tetangganya tidak  melaksanakan shalat dia diam saja. Kemudian mengapa kalian mengingkari  masalah furu’ dalam mana fuqaha’ berbeda pendapat sementara perbuatan  yang secara ijma’ diharamkan seperti zina, judi, dan minum minuman keras  dibiarkan? Jika demikian kalian tidak punya ghirah untuk Allah. Ghirah  kalian hanya untuk al-Syafi’i dan ibn Hajar sehingga hal ini menyebabkan  terpecahnya kalian, terputusnya silaturrahim, berkuasanya orang bodoh,  dan jatuhnya wibawa kalian di mata orang banyak. Juga hal tersebut dapat  menyebabkan orang bodoh berani berkata yang melecehkan kalian.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Wahai para ulama, apabila kalian melihat ada orang yang  mengamalkan suatu amalan berdasarkan pendapat seorang imam yang boleh  ditaqlidi dari imam mazhab yang mu’tabarah, sekalipun pendapat itu  kurang kuat, jika mereka tidak sependapat dengan kalian, maka kalian  jangan bersikap kasar terhadap mereka melainkan bimbinglah mereka secara  halus. Jika mereka tidak mau mengikuti kalian jangan jadikan mereka  sebagai musuh. Jika ini dilakukan maka perumpamaannya sama dengan orang  yang membangun sebuah istana dan pada saat yang sama menghancurkan kota.  Janganlah perbedaan itu kalian jadikan sebab perpecahan, pertentangan,  dan permusuhan. Ini sungguh merupakan kejahatan umum dan dosa besar yang  dapat merobohkan bangunan ummat dan menutup pintu-pintu kebaikan.  Demikianlah, Allah melarang hamba-hamba-Nya yang beriman dari  pertentangan dan memperingatkan dari hal-hal yang berakibat buruk dan  menyakitkan. Allah berfirman ”…dan janganlah kalian berbantah-bantahan  yang menyebabkan kalian menjadi gentar dan hilang kekuatan kalian…”</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Wahai kaum muslimin, sesungguhnya dalam peristiwa yang terjadi  selama ini terdapat banyak pelajaran dan pesan yang dapat diperoleh oleh  orang yang berfikir dewasa, lebih banyak dari apa yang dia peroleh dari  khutbah dan nasehat para muballigh dan da’i. Peristiwa-peristiwa itu  sesungguhnya merupakan ujian setiap saat. Maka apakah sudah saatnya  mengambil pelajaran dan peringatan? Dan apakah sudah saatnya kita  kembali sadar dari kemabukan dan kelalaian kita dan menyadari bahwa  kemenangan kita bergantung pada tolong-menolong dan persatuan diantara  kita, juga kesucian hati dan ketulusan di antara kita ? Atau kalau  tidak, kita akan tetap dalam perpecahan, sikap tidak mau  tolong-menolong, kemunafikan, dengki dan iri serta kesesatan yang abadi.  Padahal agama kita satu yaitu Islam, mazhab kita satu yaitu Syafi’iyah,  daerah kita satu yaitu Jawa, dan kita semua termasuk Ahlus-Sunnah wa  al-Jama’ah. Maka demi Allah sungguh ini adalah cobaan yang nyata dan  kerugian besar.</em></p>
<p><em>Wahai kaum muslimin bertakwalah kepada Allah, kembalilah kepada  Kitab Tuhan kalian, beramallah sesuai dengan Sunnah Nabi kalian.  Tedanilah orang-orang saleh sebelum kalian, niscaya kalian akan  beruntung dan berbahagia seperti mereka. bertakwalah kepada Allah dan  perbaikilah hubungan di antara sesama kalian. Dan tolong-menolonglah  kalian dalam mengerjakan kebajikan dan takwa, dan janganlah  tolong-menolong dalam perbuatan dosa dan pelanggaran, niscaya Allah  melimpahkan Rahmat dan Ihsan-Nya kepada kalian. Janganlah kalian seperti  orang-orang (munafik) yang berkata: ”kami mendengar” padahal mereka  tidak mendengarkan. </em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Sebagai pendiri Nahdlatul Ulama, beliau sangat mengedepankan  Al-Qur’an dan Al-Hadits dalam mengungkapkan pemikirannya. Menurut beliau  puncak keberagamaan dan jenjang kerohanian tertinggi hanya dapat  dicapai melalui proses pentahapan yang runut dan syanat, tarekat hingga  hakikat. Karena ketiganya saling berkait, maka ketika seseorang mencapai  hakikat bukan berarti syariatnya gugur. Itu sebabnya beliau mengecam  anggapan sebagian orang yang menyatakan, bila telah menjadi wali, mereka  tidak perlu menjalankan syariat. Pemikiran Kiai Hasyim akan tata cara  pengamalan agama yang benar dapat dibaca pada karyanya <em>Tamyiz al Haqq ’an Al Bathil dan Ad Duror Al Muntatsiroh.</em></p>
<p>Di samping itu, dalam hal pendidikan beliau menyumbangkan pemikirannya yang tertuang dalam kitab <em>Adab Al Alim wa Al Muta’allim</em>, kitab ini adalah adaptasi dari karya Ibnu Jamaah al-Kinani yang bertajuk <em>Tadzkirot As Sami’ wa Al Mutakallim</em>.  Di zaman yang sangat patriarkis, Kiai Hasyim begitu menghargai  perempuan. Beliau tidak sepakat dengan opini masyarakat awam Jawa yang  menyatakan bahwa wanita sekedar <em>konco wingking</em> dan tidak  memerlukan pendidikan. Bagi Kiai Hasyim, sebagaimana dijelaskan dalam  Al-Qur’an bahwa pendidikan itu wajib hukumnya bagi laki-laki dan  perempuan muslim. Hal ini dinyatakannya dalam forum pada muktamar NU dan  menjadi landasan berdirinya pondok pesantren yang khusus didirikan  untuk anak remaja putri. Mengenai alasan beliau membela kaum perempuan  dapat dibaca dalam karyanya <em>Ziyadah Ta’liqat.</em></p>
<p>Pada arena politik, beliau berjuang menggugah masyarakat supaya  menyadari hak-hak politik mereka untuk hidup merdeka dan bebas dari  penjajahan. Menurut beliau, kolonialisme asing hanya bisa dilawan dengan  gerakan kebangkitan nasional. Ini pulalah yang kemudian melandasi  beliau dan sejumlah kiai untuk mendirikan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU)  yang berdiri pada tanggal 31 Januari 1926. Namun, hal yang tak kalah  pentingnya untuk dikaji adalah peran Kiai Hasyim dalam merebut  kemerdekaan. Hal inilah yang kiranya mulai terlupakan, atau sengaja  dilupakan oleh para ahli sejarah Indonesia. Padahal, perjuangan Kiai  Hasyim telah dimulainya semenjak ia masih berada di Mekkah untuk  menuntut ilmu, dan terus berlanjut hingga ia mendirikan Pondok Pesantren  Tebuireng.</p>
<p>Beberapa peran penting Kiai Hasyim pada saat Indonesia masih dalam  penjajahan Belanda dan Jepang yaitu saat Belanda menyatakan wilayah  Indonesia dalam darurat perang dan merencanakan Ordonansi Milisi  Bumiputera pada tahun 1940, Kiai Hasyim memanggil beberapa kiai ke  Tebuireng. Melalui musyawarah, akhirnya menghasilkan keputusan menolak  rencana tersebut. Bahkan mengharamkan dukungan terhadap Belanda dalam  bentuk apapun, termasuk menyumbangkan darah untuk mereka. Dan musyawarah  ini menyepakati tuntutan Indonesia Berparlemen yang disuarakan melaui  MIAI dan GAPI (Gerakan Politik Indonesia).</p>
<p>Pun begitu pada saat penjajahan Jepang, Kiai Hasyim menolak segala  bentuk Niponnisasi, seperti menyanyikan lagu Kimigayo dan mengibarkan  bendera Hinomaru. Maka pada tahun 1942 Kiai Hasyim dipenjara (Jombang)  dan dipindahkan ke penjara Mojokerto kemudian ditawan di Surabaya.  Beliau dianggap sebagai penghalang pergerakan Jepang. Setelah Indonesia  merdeka pada tahun 1945 KH. M. Hasyim Asy’ari terpilih sebagai ketua  umum dewan partai Majlis Syuro Muslimin Indonesia (MASYUMI) jabatan itu  dipangkunya hingga beliau meninggal dunia.</p>
<p>Kiai Hasyim juga menyiapkan kader-kader Islam yang militan dengan  cara menganjurkan para santri untuk masuk tentara Pembela Tanah Air  (PETA) yang dibentuk pada tanggal 3 Oktober 1943 yang dipelopori oleh  putranya, Abdul Kholiq. Pembentukan PETA kemudian diikuti oleh  terbentuknya Hizbullah pada akhir tahun 1944 dan Barisan Sabilillah.</p>
<p>Namun, hal yang terpenting dalam perjuangan Kiai Hasyim adalah  perannya dalam hal ”Resolusi Jihad”. Resolusi Jihad terjadi setelah  Proklamasi kemerdekaan dikumnadangkan pada tanggal 17 Agustus 1945. Kala  itu, NICA mendompleng pasukan sekutu untuk memaksakan kembalinya  kekuasaan Belanda dengan dalih melucuti tawanan perang Jepang. Menyikapi  hal ini, Kiai Hasyim kemudian mengundang seluruh konsul se Jawa dan  Madura untuk bermusyawarah, dan menghasilkan keputusan bahwa kemerdekaan  yang sudah diproklamasikan dan Pemerintahan Republik Indonesia yang  sah, hukumnya wajib dibela dan dipertahankan.</p>
<p>Dengan lahirnya Resolusi Jihad semangat umat Islam untuk  mempertahankan kemerdekaan semakin terbakar. Peristiwa heroik 10  November 1945 yang diperingati sebagai Hari Pahlawan tidak terlepas dari  semangat Resolusi Jihad yang dicetuskan di markas NU, Bubutan Surabaya.  Kiranya kegigihan perjuangan Kiai Hasyim tersebut cukup menjadi alasan  untuk memberi penghargaan kepada Kiai Hasyim sebagai ”Pahlawan Nasional”  yang ditetapkan oleh Presiden Soekarno dalam Keppres nomor 249 tahun  1964.</p>
<p>Kiai Hasyim meninggal pada tanggal 25 Juli 1947 karena pendarahan otak dan dimakamkan di Tebuireng.<em> S</em>ungguh  kita masih sangat mendambakankan aura kepemimpinannya. Karena semangat  beliau untuk selalu mempertahankan kemerdekaan yang telah  diraih—khususnya—dan izzul Islam wal muslimin pada umumnya, tetap  menyala dan takkan hilang begitu saja…selamanya!</p>
<p><strong>Maraji:</strong></p>
<p>Lathiful Khuluq, <em>Fajar Kebangunan Ulama, Biografi KH. Hasyim Asy’ari</em> (Yogyakarta: LkiS, 2000)</p>
<p>KH. M. Hasyim Asy’ari, <em>Figur Ulama dan Pejuang Sejati</em><em> </em>(Jombang: Pustaka Warisan Islam Tebuireng, 2007)</p>
<p>(sumber: http://www.dakwatuna.com/2010/hadhratus-syaikh-ulama-dan-pejuang/)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/175/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=175&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2011/01/17/sang-maha-guru-keulamaan-dan-perjuangannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/228b3d5d3fbaa5347ce84fe920d6f88d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yoga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2011/01/hadlratusy-syaikh-kh-muhammad-hasyim-asyari.jpg?w=211" medium="image">
			<media:title type="html">Hadhratus Syaikh Hasyim Asy'ari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Negeri Ilmu</title>
		<link>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2010/10/09/negeri-ilmu/</link>
		<comments>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2010/10/09/negeri-ilmu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Oct 2010 05:46:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogaprakosonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perspektif Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[darul ulum]]></category>
		<category><![CDATA[Hasyim Asy'ari]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[jombang]]></category>
		<category><![CDATA[khazanah kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[negeri ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[Pertama kali melangkahkan kaki disana, sambil berfikir bahwa ini adalah batas terluar, terjauh dari orbit kehidupanku selama ini, Ponorogo. Membayangkan bahwa aku akan menghabiskan hari-hari yang panjang di tempat itu, di kota itu, tempat dimana fatwa jihad dikeluarkan oleh Kyai Haji Hasyim Asy&#8217;ari dan disambut oleh ribuan jiwa mujahid untuk berjuang mempertahankan negerinya di Surabaya, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=167&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2010/10/morning.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-168" title="morning" src="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2010/10/morning.jpg?w=700" alt=""   /></a>Pertama kali melangkahkan kaki disana, sambil berfikir bahwa ini adalah batas terluar, terjauh dari orbit kehidupanku selama ini, Ponorogo. Membayangkan bahwa aku akan menghabiskan hari-hari yang panjang di tempat itu, di kota itu, tempat dimana fatwa jihad dikeluarkan oleh Kyai Haji Hasyim Asy&#8217;ari dan disambut oleh ribuan jiwa mujahid untuk berjuang mempertahankan negerinya di Surabaya, kota yang mendapat julukan &#8220;Kota Pahlawan&#8221; karena peristiwa super heroik itu terjadi disana.</p>
<p>Hati ini sudah bisa merasakan atmosfer yang berbeda. Berdesir, karena semangat dan khawatir. Berdesir semangat karena ini adalah tantangan, ini adalah sesuatu yang benar-benar baru, dan ini adalah semacam rintisan tradisi dalam keluargaku. Khawatir, karena berpikir apakah aku benar-benar siap untuk ini? untuk menghadapi berbagai kemungkinan terburuk saat kita berada di luar jangkauan orang-orang yang biasa menyayangi dan melindungi kita.  Tapi pada akhirnya, jawaban &#8220;Ya&#8221; yang kuberikan pada ayahku, saat beliau menawarkan &#8220;Nak, apakah kamu tertarik untuk masuk pesantren?&#8221; telah menempatkanku pada posisi, siap atau tidak siap pokoknya harus siap. Segala celoteh-celotehanku, angan-anganku di masa lalu akhirnya menjadi kenyataan, aku menuntut ilmu di pondok pesantren!</p>
<p>Memang tidak semua pandangan idealisku tentang kehidupan pesantren terjadi disana, <span id="more-167"></span>tetapi sungguh, banyak pelajaran kehidupan yang kudapatkan disana. Pelajaran kehidupan yang mungkin tidak akan kudapatkan jika aku tetap berada di sekitar orbit yang membuatku merasa nyaman, di kampung halamanku. Disana adalah tempat aku mengalami masa-masa pencarian jati diriku, masa pemberontakanku, dan seperti kata orang-orang, &#8220;Masa-masa SMA adalah masa-masa terindah&#8221;.</p>
<p>Sejak kita terbangun dari bunga-bunga tidur, ketika hawa embun pagi yang menyejukkan terhirup oleh hidung dan membelai kulit badan kita. Itu adalah tanda bahwa proses pengendapan ilmu telah dimulai, saat itu juga. Betapa berkesannya pagi-pagi disana. Selalu terhembus syahdu yang khas di hati, membuat hati yang pernah merasakan akan selalu merindu. Rembesan-rembesan keikhlasan dari para ustad, bapak dan ibu guru, para kyai dan bahkan dari para ibu-ibu penjual makanan, para petugas kebersihan, petugas keamanan, memberikan rasa yang benar-benar berbeda disana. Pada saat akhirnya, konsep mengharap barokah lebih bergaung daripada konsep materialis yang mengharapkan keuntungan kebendaan semata.</p>
<p>Darul &#8216;Ulum adalah &#8220;Negeri Ilmu&#8221;, negeri yang tidak pernah lelah mengalirkan segala khazanah kehidupan kepada penduduknya, para pencari ilmu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/167/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=167&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2010/10/09/negeri-ilmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/228b3d5d3fbaa5347ce84fe920d6f88d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yoga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2010/10/morning.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">morning</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengolahragakan Otak</title>
		<link>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2010/10/03/mengolahragakan-otak/</link>
		<comments>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2010/10/03/mengolahragakan-otak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2010 22:36:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogaprakosonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips-tips]]></category>
		<category><![CDATA[demensia]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kiat hidup sehat]]></category>
		<category><![CDATA[kiat kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga otak]]></category>
		<category><![CDATA[otak]]></category>
		<category><![CDATA[pikun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[Hmm, mengolahragakan otak kita? perlu enggak sih? Mungkin belum banyak yang tahu tentang perlunya kita mengolahragakan otak. Bukan perlu aja malah, yang lebih tepat adalah PENTING!. Dengan mengolahragakan otak, akan terbentuk saraf baru yang dapat melindungi kita dari gejala demensia atau kepikunan. Iyalah, frustasi enggak sih kalau kita sering melupakan hal-hal sepele dan mungkin kenangan-kenangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=157&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm, mengolahragakan otak kita? perlu enggak sih?</p>
<p>Mungkin belum banyak yang tahu tentang perlunya kita mengolahragakan otak. Bukan perlu aja malah, yang lebih tepat adalah PENTING!. Dengan mengolahragakan otak, akan terbentuk saraf baru yang dapat melindungi kita dari gejala demensia atau kepikunan. Iyalah, frustasi enggak sih kalau kita sering melupakan hal-hal sepele dan mungkin kenangan-kenangan indah dalam hidup?. Lupa nama anak atau cucu masih mending, nah kalau kita lupa nama sendiri gimana? (ini kayaknya lebih ke hilang ingatan ya, he..).  Jadi, jika tidak ingin terkena &#8220;pikun dini&#8221; atau melewati masa tua dengan kepikunan yang membelenggu  maka tips-tips berikut dapat dicoba.<span id="more-157"></span></p>
<p><strong>1. Membiasakan aktif menjadi kidal (aktif tangan kiri) dan juga kanan</strong><br />
Lakukan tugas dengan tangan non-dominan, jika biasanya dominan tangan kanan maka gunakan tangan kiri (kidal) dan sebaliknya. Contohnya saat menggunakan mouse komputer, menyikat gigi dan mengikat sepatu dengan arah yang berlawanan. Menurut Franklin Institute, jenis latihan ini dapat memperkuat hubungan saraf yang ada dan bahkan membentuk saraf baru.</p>
<p><strong>2. Membaca</strong><br />
Membaca dapat melenturkan otot-otot otak, baik bacaan ringan (seperti komik atau majalah) maupun bacaan untuk informasi. Dan menurut studi Dr Nikolaos Scarmeas padaa tahun 2001, membaca dapat membantu membangun &#8216;cadangan kognitif&#8217; untuk menunda timbulnya demensia.<br />
<strong><br />
<strong>3. Bermain puzzle atau teka-teki silang</strong></strong><br />
Teka-teki silang, puzzle, Sudoku dan jenis puzzle lainnya, dapat melatih otak khususnya otak kiri, menurut pusat pelatihan kognitif LearningRx. Tambahkan strategi baru untuk mengefektifkan latihan otak, misalnya memecahkan teka-teki silang dengan tema yang tidak biasa.<br />
<strong><br />
<strong>4. Bermain permainan strategi</strong></strong><br />
Permainan strategi seperti catur, monopoli atau game komputer lainnya, akan menggunakan otak kanan yang dapat membantu orang untuk lebih berpikir kreatif.<br />
<strong><br />
<strong>5. Ubah rutinitas</strong></strong><br />
Menurut Lawrence Katz, profesor Neurobiologi di Duke University Medical Center, mengubah rutinitas dan cara-cara hidup baru dapat mengaktifkan koneksi otak yang sebelumnya tidak aktif. Latihan yang bisa dilakukan misalnya, mandi dengan mata tertutup atau mengatur ulang kantor atau meja.<br />
<strong><br />
<strong>6. Belajar bahasa asing</strong></strong><br />
Dengan belajar bahasa asing akan mengaktifkan bagian otak yang belum digunakan sejak Anda mulai berbicara. Sebuah studi tahun 2007 di York University di Toronto, menemukan bahwa penggunaan beberapa bahasa dapat meningkatkan suplai darah ke otak untuk menjaga kesehatan koneksi saraf.</p>
<p><strong>7. Menikmati musik</strong><br />
Selain mendengarkan musik, belajar juga untuk memainkan instrumen musik. Para ahli juga merekomendasikan untuk mengaktifkan dua indera sekaligus, seperti mendengarkan musik dan mencium bunga.</p>
<p><strong>8. Latihan fisik</strong><br />
Latihan fisik juga dapat meningkatkan kesehatan otak, karena dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Menurut Stanford Center on Longevity and the Max Planck Institute for Human Development, latihan fisik dapat meningkatkan perhatian, penalaran dan memori.</p>
<p><strong>9. Hidup sosial</strong><br />
Otak dapat dilatih dengan menjalani kehidupan sosial Anda, misalnya dengan mengunjungi teman. Sebuah studi 2006 oleh Dr David Bennett dari Rush University Medical Center menemukan bahwa memiliki jaringan sosial dapat memberikan perlindungan terhadap gejala klinis penyakit Alzheimer.</p>
<p><strong>10. Mencari hobi baru</strong><br />
Tantang otak untuk belajar keterampilan baru atau hal-hal yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Jika Anda bukan seniman, cobalah untuk belajar melukis atau memahat. Jika Anda bisa bermain piano, belajarlah memainkan gitar. Temukan sesuatu yang baru dan menarik untuk dapat menjaga otak tetap aktif.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2010/10/manula.jpg"><img class="size-full wp-image-160 aligncenter" title="manula" src="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2010/10/manula.jpg?w=700" alt=""   /></a></p>
<p>(sumber: www.detikhealth.com dengan judul asli &#8220;10 Cara Olahraga Otak&#8221;)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/157/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=157&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2010/10/03/mengolahragakan-otak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/228b3d5d3fbaa5347ce84fe920d6f88d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yoga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2010/10/manula.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">manula</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Beginilah Cara Lelaki Agung Merayakan Hari Kemenangan</title>
		<link>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2010/09/12/beginilah-cara-lelaki-agung-merayakan-hari-kemenangan/</link>
		<comments>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2010/09/12/beginilah-cara-lelaki-agung-merayakan-hari-kemenangan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Sep 2010 11:41:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogaprakosonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[anak yatim]]></category>
		<category><![CDATA[hari kemenangan]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[lelaki agung]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad saw]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Fajar 1 Syawal menyingsing, menandai berakhirnya bulan penuh kemuliaan. Senyum kemenangan terukir di wajah-wajah perindu Ramadhan, sambil berharap kembali meniti Ramadhan di tahun depan. Satu persatu kaki-kaki melangkah menuju tanah lapang, menyeru nama Allah lewat takbir, hingga langit pun bersaksi, di hari itu segenap mata tak kuasa membendung airmata keharuan saat berlebaran. Sementara itu, langkah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=102&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2010/08/images-1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-111" title="muslimah kecil" src="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2010/08/images-1.jpg?w=700" alt=""   /></a>Fajar 1 Syawal menyingsing, menandai berakhirnya bulan penuh kemuliaan. Senyum kemenangan terukir di wajah-wajah perindu Ramadhan, sambil berharap kembali meniti Ramadhan di tahun depan.</p>
<p>Satu persatu kaki-kaki melangkah menuju tanah lapang, menyeru nama Allah lewat takbir, hingga langit pun bersaksi, di hari itu segenap mata tak kuasa membendung airmata keharuan saat berlebaran. Sementara itu, langkah sepasang kaki terhenti oleh sesegukan gadis kecil di tepi jalan.</p>
<p>&#8220;Gerangan apakah yang membuat engkau menangis anakku?&#8221; lembut menyapa suara itu menahan beberapa detik segukan sang gadis.</p>
<p><span id="more-102"></span>Tak menoleh gadis kecil itu ke arah suara yang menyapanya, matanya masih menerawang tak menentu seperti mencari sesosok yang amat ia rindui kehadirannya di hari bahagia itu. Ternyata, ia menangis lantaran tak memiliki baju yang bagus untuk merayakan hari kemenangan.</p>
<p>&#8220;Ayahku mati syahid dalam sebuah peperangan bersama Rasulullah,&#8221; tutur gadis kecil itu menjawab tanya lelaki di hadapannya tentang Ayahnya.</p>
<p>Seketika, lelaki itu mendekap gadis kecil itu. &#8220;Maukah engkau, seandainya Aisyah menjadi ibumu, Muhammad Ayahmu, Fatimah bibimu, Ali sebagai pamanmu, dan Hasan serta Husain menjadi saudaramu?&#8221;</p>
<p>Gadis kecil itu terperangah. Kemudian sadarlah ia bahwa lelaki yang sejak tadi berdiri di hadapannya tak lain Muhammad Rasulullah SAW, Nabi anak yatim yang senantiasa memuliakan anak yatim. Siapakah yang tak ingin berayahkan lelaki paling mulia, dan beribu seorang Ummul Mukminin?</p>
<p>Begitulah lelaki agung itu membuat seorang gadis kecil yang bersedih di hari raya kembali tersenyum.</p>
<p>Barangkali, itu senyum terindah yang pernah tercipta dari seorang anak yatim, yang diukir oleh Nabi anak yatim. Rasulullah membawa serta gadis itu ke rumahnya untuk diberikan pakaian bagus, terbasuhlah sudah airmata. Lelaki agung itu, shalawat dan salam baginya.</p>
<p>Rasulullah tak hanya berbaju bagus saat berlebaran,tetapi juga mengajak seorang anak yatim ikut berbaju bagus, sehingga nampak tak berbeda dengan Hasan dan Husain, kedua cucunya. Lelaki agung itu, tahu bagaimana menjadikan hari raya juga istimewa bagi anak-anak yatim.</p>
<p>(sumber: www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/lebaran-cara-rasul.htm)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/102/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=102&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2010/09/12/beginilah-cara-lelaki-agung-merayakan-hari-kemenangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/228b3d5d3fbaa5347ce84fe920d6f88d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yoga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2010/08/images-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">muslimah kecil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dialah Muhammad, yang Selalu Kami Rindukan</title>
		<link>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2010/08/30/dialah-muhammad-yang-selalu-kami-rindukan/</link>
		<comments>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2010/08/30/dialah-muhammad-yang-selalu-kami-rindukan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Aug 2010 23:29:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogaprakosonugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[alangkah indahnya hidup ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bilal]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad saw]]></category>
		<category><![CDATA[Raihan]]></category>
		<category><![CDATA[rindu nabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[Sayyidina Bilal ra, muadzin Nabi SAW, seorang yang asalnya budak dan sekarang kita panggil sayyid (tuan) karena kemuliaannya menjadi sahabat Muhammad SAW. Setelah wafat Nabi SAW, ia pun meninggalkan kota Madinah, karena merasa tidak mampu untuk tinggal di kota Nabi – tanpa sang Nabi. Selang beberapa waktu setelah tinggal di kota tujuannya, beliau memimpikan Rasulullah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=104&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sayyidina Bilal ra, muadzin Nabi SAW,  seorang yang asalnya budak dan sekarang kita panggil sayyid (tuan)  karena kemuliaannya menjadi sahabat Muhammad SAW. Setelah wafat Nabi  SAW, ia pun meninggalkan kota Madinah, karena merasa tidak mampu untuk  tinggal di kota Nabi – tanpa sang Nabi. Selang beberapa waktu setelah  tinggal di kota tujuannya, beliau memimpikan Rasulullah SAW yang  mengisyaratkan untuk kembali ke Madinah. Maka beliau pun kembali ke  Madinah.</p>
<p>Setibanya di Madinah, disambut oleh  sayyidina Abu Bakar Shiddiq ra dan memintanya untuk kembali menjadi  muadzin di kota Madinah sebagaimana dulu ia adzan untuk Nabi SAW. Beliau  menolak, “Tidak akan saya adzan selain untuk Nabi SAW,” katanya.<br />
<span id="more-104"></span>Sayyidina Umar ra pun memaksa dan Bilal menolak. Sayyidina Ustman dan  sayyidina imam Ali ra memaksa dan beliau masih menolak. Maka pulanglah  Sayyidina Ali dan membisikkan kepada kedua anaknya, Sayyidina Al-Hasan  dan Al-Husain, untuk meminta Bilal adzan di Madinah. Maka ketika  sayyidina Al- Hasan dan Al-Husain meminta Bilal untuk adzan, beliau  berkata,<br />
“Bagaimana saya menolak permintaan yang disampaikan dari lisan yang pernah dikecup Nabi SAW.”</p>
<p>Datang waktu shalat. Bilal naik ke atas mesjid, lalu mengumandangkan:</p>
<p>ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR</p>
<p>Sebagian sahabat di Madinah yang tidak  mengetahui kedatangan Bilal tersentak kaget, lalu bergembira, seakan  terbangun dari mimpinya, “Ada Bilal berarti ada Nabi SAW,”mengharap  wafat Nabi SAW cuma mimpi.</p>
<p>ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR</p>
<p>Bergegas seluruh penduduk Madinah. Mereka keluar dari rumah mereka dengan hati bergetar penuh kerinduan.</p>
<p>ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH</p>
<p>Mereka menuju masjid Nabi SAW, melihat Bilal.</p>
<p>ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH</p>
<p>mencari Rasulullah SAW dimana…? mana…?</p>
<p>ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH</p>
<p>Gemuruh isak tangisan kesedihan kerinduan para sahabat di kota Madinah. Bilal pingsan, tak meneruskan adzannya.</p>
<p>Yaa Muhammad…! hanya Bilal…. Mana Muhammad SAW…?</p>
<p>Di hati mereka, para sahabat, selalu  hidup menyinari hati dan keimanan mereka dan di hati para sholihin,  pencinta Muhammad SAW, bahkan selalu bersama mereka tak terpisahkan.</p>
<p>Rinduku pada daar Muhammad SAW rindu  yang tersimpan dan terpendam di hati daar tempat terkumpulnya seluruh  nikmat Allah karena telah tinggal di dalamnya hamba terbaik dan tersuci.</p>
<p>(Syair Al-Habib Ali bin Muhammad Al- Habsyi)</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p><em>Alangkah indahnya hidup ini</em></p>
<p><em>andai dapat ku tatap wajahmu</em><a href="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2010/08/tangis-doa1.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-107" title="tangis doa" src="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2010/08/tangis-doa1.jpg?w=700" alt=""   /></a></p>
<p><em>Kan</em><em> pasti mengalir air mataku</em></p>
<p><em>karena pancaran ketenanganmu</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Alangkah indahnya hidup ini</em></p>
<p><em>andai dapat ku kecup tanganmu</em></p>
<p><em>Moga mengalir keberkatan dalam diriku</em></p>
<p><em>untuk mengikut jejak langkahmu</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Ya Rasulallah, Ya Habiballah&#8230;</em></p>
<p><em>Tak pernah ku tatap wajahmu</em></p>
<p><em>Ya Rasulallah, Ya Habiballah&#8230;</em></p>
<p><em>Kami rindu padamu&#8230;</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Allahumma shalli &#8216;ala Muhammad</em></p>
<p><em>Ya Rabbi shalli &#8216;alaihi wa saliim</em></p>
<p><em>Allahumma shalli &#8216;ala Muhammad</em></p>
<p><em>Ya Rabbi shalli &#8216;alaihi wa saliim&#8230;</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Alangkah indahnya hidup ini</em></p>
<p><em>andai dapat ku dekap dirimu</em></p>
<p><em>Tiada kata yang dapat aku ucapkan</em></p>
<p><em>hanya Tuhan saja yang Tahu</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Ya Rasulallah, Ya Habiballah&#8230;</em></p>
<p><em>Tak pernah ku tatap wajahmu</em></p>
<p><em>Ya Rasulallah, Ya Habiballah&#8230;</em></p>
<p><em>Kami rindu padamu&#8230;</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Ku tahu cintamu kepada ummat</em></p>
<p><em>Ummati&#8230; ummati&#8230;</em></p>
<p><em>Kau tahu bimbangnya kau tentang kami</em></p>
<p><em>syafa&#8217;atkan kami&#8230;</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Alangkah indahnya hidup ini</em></p>
<p><em>andai dapat ku tatap wajahmu</em></p>
<p><em>Kan</em><em> pasti mengalir air mataku</em></p>
<p><em>karena pancaran ketenanganmu</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Ya Rasulallah, Ya Habiballah&#8230;</em></p>
<p><em>Tak pernah ku tatap wajahmu</em></p>
<p><em>Ya Rasulallah, Ya Habiballah&#8230;</em></p>
<p><em>Kami rindu padamu&#8230;</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Ya Rasulallah, Ya Habiballah&#8230;</em></p>
<p><em>Terimalah kami sebagai ummatmu</em></p>
<p><em>Ya Rasulallah, Ya Habiballah&#8230;</em></p>
<p><em>Kurniakanlah syafa&#8217;atmu&#8230;</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Allahumma shalli &#8216;ala Muhammad</em></p>
<p><em>Ya Rabbi shalli &#8216;alaihi wa saliim</em></p>
<p><em>Allahumma shalli &#8216;ala Muhammad</em></p>
<p><em>Ya Rabbi shalli &#8216;alaihi wa saliim&#8230;</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Allahumma shalli &#8216;ala Muhammad</em></p>
<p><em>Ya Rabbi shalli &#8216;alaihi wa saliim</em></p>
<p><em>Allahumma shalli &#8216;ala Muhammad</em></p>
<p><em>Ya Rabbi shalli &#8216;alaihi wa saliim&#8230;</em></p>
<p><em>(Alangkah Indahnya Hidup Ini-Raihan)<br />
</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yogaprakosonugroho.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yogaprakosonugroho.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yogaprakosonugroho.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yogaprakosonugroho.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yogaprakosonugroho.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yogaprakosonugroho.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yogaprakosonugroho.wordpress.com/104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yogaprakosonugroho.wordpress.com&amp;blog=12714892&amp;post=104&amp;subd=yogaprakosonugroho&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yogaprakosonugroho.wordpress.com/2010/08/30/dialah-muhammad-yang-selalu-kami-rindukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/228b3d5d3fbaa5347ce84fe920d6f88d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yoga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yogaprakosonugroho.files.wordpress.com/2010/08/tangis-doa1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tangis doa</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
